Miris…! Bocah 10 tahun jadi tulang punggung keluarga

Lampung450 Dilihat

Mesuji – kabarsumsel.com

Seorang bocah sepuluh tahu,terpaksa membanting tulang,sebagai pemungut singkong di jalan pabrik tapioka,PT SPM,Lambang jaya,dekat desa suka agung,tempat tinggalnya,Di kecamatan way serdang,kabupaten mesuji.

Nando,mbantu mencari nafkah keluwarganya,sejak empat tahun yang lalu.ayah nando,ucok merupakan buruh penjemur onggok,namun pekerjaanya sering terhenti,karena hujan,dan kalau musim panas,sering tidak kebagian basahan.dan hasil mengais singkong nando,menjadi tumpuan keluwarga sehari hari.dalam dua hari,penjualan singkong hasil dari nando,bisa 50 sampai 60ribu.

Nando dan keluwarganya,sering berpindah tempat tinggal,karena belum memiliki rumah sendiri,bahkan nando tidak sekolah,sebab untuk mendaftar,keluwarganya belum memiliki identitas kependudukan mesuji,walaupun sudah empat tahun bermukim, dua kali pernah mengurus kependudukan,di dinas duk capil,namun persaratanya kurang,dan tidak jadi.

Ucok,ayah nando mengaku,sebenarnya tidak tega,melihat nando harus ikut banting tulang mencari nafkah untuk keluwarga,bahkan sering sampai malam hari masih di jalanan,dan saya sendiri ngurusi onggok di lapak,yang tidak bisa di tinggal,takut kalau kehujanan,sesekali saya juga ikut mengais singkong,nemenin anak saya,kalau sudah selesai kerjaan di lapak onggok,sebenarnya sering saya menangis dalam hati.

Dan ia mengaku,tempat tinggal yang di tempati ini,numpang punya salah satu agen onggok,sekaligus bos saya,sebenarnya saya dan keluwarga pengen punya rumah sendiri,tapi yah bagaimana lagi,untuk makan setiap hari aja masih susah,pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *