Ziarah makam, Rektor mengulik sejarah masa lalu Raden Fatah

Palembang243 Dilihat

Palembang, kabarsumselmcom – Raden Abdul Fattah, 14 tahun tumbuh dan besar di Palembang sampai akhirnya menginjakkan kaki kembali ke tanah Jawa dan menjadi Sultan Demak ke I pada masa 1478-1518 M.

Rektor UIN Raden Fatah, Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag., M.Si berkesempatan untuk bertandang dan ziarah ke makam Raden Fattah di kawasan Masjid Agung Demak pada Jumat (5/5).

KH. Abdullah Syifa selaku ketua Ta’mir Masjid Agung Demak menyambut hangat kedatangan rektor, banyak hal yang dibicarakan dan mampu menimbulkan chemistry diantaranya.

Bagaimana 2 lembaga yang berbeda dapat berkolaborasi dalam peradaban islam di Indonesia.

Tak banyak yang mengetahui sejarah Raden Fatah hingga nama tersebut menjadi nama Perguruan Tinggi Keagaam Islam di Sumatera Selatan,

Merupakan alasan bagi akademisi UIN Raden Fatah untuk masuk dalam perjalanan panjang Raden Fatah kecil hingga menjadi Raja Islam di Jawa.

Etnis cina yang melekat pada darah Raden Fatah menjadi bukti bahwa

Perjuangan hidup bersama ibunda Putri Campa tidak dapat dipandang sebelah mata, terlebih diusia yang masih muda Raden Fatah kembali ke pulau Jawa untuk bertemu dengan ayahnya.

Hanyut dalam cerita sejarah, pertemuan pertama ini menjadi awal komunikasi untuk berkelanjutan pada kegiatan yang tentunya bermanfaat bagi kedua belah pihak. “Sejarah Raden Fatah menjadi hal yang menarik untuk ditelusuri lebih jauh, dan tidak hanya itu saja, nantinya kita bisa melakukan banyak hal dalam konteks Tri Dharma Perguruan Tinggi” Jelas rektor (rizal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *