Bayi Meninggal Diduga Akibat Kelalaian Pihak Keluarga Akhirnya Menerima Dengan Ikhlas

Musi Banyuasin212 Dilihat

Muba, kabarsumsel.com – Terkait meninggalnya bayi yang merupakan buah hati keluarga Mulyadi warga Sekayu yang diduga akibat kelalaian petugas Puskesmas Balai Agung belum lama ini, pihak keluarga akhirnya menerima dengan ikhlas. Hal ini terjadi setelah pihak keluarga mendapat penjelasan dari Dinas Kesehatan Musi Banyuasin melalui sekretaris Dinas Jonadi yang didampingi Kepala Puskesmas Balai Agung dr.Zwesty Wisma Devi MH.Kes.

Dalam pertemuan yang berlangsung di rumah Mulyadi, Senin (2/1/2023) tersebut Jonadi menyampaikan permintaan maaf dari Dinas Kesehatan atas musibah serta ucapan dukacita yang dalam terhadap keluarga Azhari yang berujung meninggalnya bayi dari keluarga tersebut. Ia memastikan bahwa kejadian tersebut diluar kehendak kita.

” Atas nama Dinas Kesehatan Kabupaten Muba kami meminta maaf yang setulus-tulusnya atas kejadian ini. Dimana kejadian tersebut terjadi diluar kuasa kami dan kami berharap keluarga besar pak Mulyadi bisa menerima dengan tabah atas musibah ini,” kata Jonadi.

Kepala Puskesmas Balai Agung dr.Zwesty Wisma Devi MH.Kes menambahkan, kejadian tersebut akan menjadi pelajaran berharga untuk meningkatkan kinerja dan mutu pelayanan Puskesmas Balai Agung kedepan. Pihaknya senantiasa akan melakukan evaluasi baik masalah pelayanan maupun terhadap fasilitas kesehatan untuk lebih baik dalam melayani masyarakat.

Disamping itu, yang tak kalah pentingnya Puskesmas Balai Agung juga akan senantiasa meningkatkan komunikasi dengan semua sektor sehingga kedepan tidak tidak terjadi lagi mis komunikasi seperti kejadian yang dialami keluarga Mulyadi dengan Puskesmas Balai Agung.

“Kejadian ini merupakan pelajaran berharga bagi kita semua, semoga kedepan hal ini tidak terjadi lagi. Dan Alhamdulillah pak Mulyadi bisa menerima hal ini dan berjanji untuk tidak melanjutkan permasalahannya,” kata Dr Zesty.

Sementara Mulyadi mengatakan atas musibah tersebut keluarganya menerima untuk penyelesaian secara kekeluargaan . Karena apapun yang terjadi tidak akan bisa menghidupkan bayinya kembali.

“Ya, ini adalah musibah kami ikhlas dan tabah menghadapi nya. Masalah ini kami anggap selesai dan tidak akan dilanjutkan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *