Baru 61 Desa di OKU Selatan Terima Pencairan Dana Desa

Daerah497 Dilihat

Muaradua, Kabarsumsel.com – Dari 252 Desa yang ada di 19 Kecamatan di wilayah Kabupaten OKU Selatan, baru 61 desa yang tersebar di 6 (enam) Kecamatan yang sudah menerima Pencairan Dana Desa tahap pertama sebesar 40 persen.

Sedangkan, yang lain masih dalam proses pengajuan dan evaluasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) lantaran masih banyak yang kurang pas.

Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas PMPD OKU Selatan, A. Romzi, SE, M.M, melalui Kabid Penataan Desa dan Perencanaan Pembangunan Desa, M. Iqbal Surya, S. Kom, saat dibincangi Harian OKU Selatan (HOS), Rabu Siang(13/4/2022).

Dikatakannya, sejauh ini dana desa yang sudah cair baru ada 61 desa, itu pun terdapat pada 6 (enam) Kecamatan yakni kecamatan Buay Rawan, Banding Agung, Sindang Danau, Mekakau Ilir, Sungai Are, dan Buay Pemaca Sedangkan yang lain masih dalam proses pengajuan dan bahkan masih dalam proses evaluasi APBDes.

Ada yang baru masuk ke Dinas PMPD dan ada yang masih dievaluasi. Kalau memang sudah pas semua tidak ada lagi yang salah dan keliru tinggal diajukan untuk pencairan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada dasarnya memang tahap pertama ini semestinya sudah cair untuk dibulan-bulan ini, namun karena memang banyak yang harus diselesaikan oleh para Kepala Desa sehingga mengalami sedikit keterlambatan.

Kendati masih dalam perbaikan APBDes yan baru masuk, namun bagi APBDes yang sudah tepat tidak ada lagi yang harus dilakukan perbaikan maka langsung diajukan pencairan.

“Ya, kalau keinginan kita cepat cair semua, tapi kan ada aturan dan prosedur yang harus diikuti agar tidak menyalahi aturan. Karena kalau lebih cepat cair maka dapat direalisasikan oleh para Kades,’’ tegasnya.

Untuk itu pihaknya mewakili Pemerintah Daerah OKU Selatan menghimbau kepada seluruh Kepala Desa agar dapat menggunakan Dana Desa sesuai dengan kebutuhan yang telah dicantumkan pada APBDes jangan sampai menyalah gunakan sehingga harus tersandung hukum,’’ tandasnya. (Alpian Patria Jaya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *