Bupati Mesuji Saply TH Secara Simbolis Memberikan Bansos Dari Pemda

Daerah282 Dilihat

Mesuji – Kabarsumsel.com- Bupati Mesuji Saply TH, melaksanakan penyerahan Bantuan Sosial secara simbolis, di Balai Desa Berasan Makmur, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji. Senin (25/10/21).

Acara di hadiri oleh Bupati Mesuji Saply TH, Sekertaris Daerah Syamsudin S.Sos, Kepala Dinas Sosial Prasetiyo Yura B.SH., M.M beserta staf, Kabag Kesra Andre Jasman M.IA berserta staf, Kadis Koperindag Elvita Krisnawati S.E
beserta staf, Camat Tanjung Raya Ali Batun S.E, Kepala Desa Muara Tenang Hamdani, PLH Kepala Desa Berasan Makmur Hermanto dan seluruh penerima bantuan Se-Kecamatan Tanjung Raya.

Seusai acara penyerahan simbolis, Bupati Mesuji Saply TH menjelaskan kepada awak media saat diwawancara, hari ini ia melaksanakan penyerahan bantuan dari pemerintah Kabupaten Mesuji melalui Dinas Sosial, Dinas Koperindag dan Kesra.

Lebih lanjut, terang Bupati Mesuji, adapun dari Dinas Sosial berupa santunan anak yatim yang berada di Kecamatan Tanjung Raya sebanyak 77 anak, setiap anak mendapatkan Rp. 400.000 untuk dua bulan, serta penyerahan dana bantuan untuk Kelompok Usaha Bersama (Kube) dari 3 Desa yaitu Sriwijaya, Sri tanjung dan Muara Tenang, masing – masing KUBE mendapatkan bantuan sebesar Rp. 25.000.000.

Kemudian dari Dinas Koperindag menyalurkan bantuan berupa mesin jahit dan alat pertukangan, lalu untuk Kesra menyerahkan bantuan renovasi tempat ibadah dan pondok pesantren sebanyak 24 penerima, pemberian tamsil kepada tenaga guru ngaji, sebanyak 84 guru sebesar Rp. 3.000.000 perorang, dan insentif untuk penjaga makam sebanyak 21 orang dengan besaran yang sama dengan guru ngaji. Terang Bupati

Tujuan di berikan nya Bantuan, tamsil dan insentif adalah guna meringankan beban masyarakat yang tergolong ekonomi menengah kebawah dan juga untuk memajukan usaha dalam bidang kewirausahaan.

Mudah – mudahan dengan bantuan yang di berikan, mereka dapat sejahtera baik dari segi ekonomi dan tatanan dalam kehidupan sehari – hari, sehingga tercipta kemandirian di Bumi Ragab Begawe Caram ini. Pungkasnya. (Jumani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *