oleh

Gawat….!Pejabat Pemda Muba, blokir WhatsApp wartawan saat akan konfirmasi

-Nasional-253 Dilihat

.

Muba- kabarsumsel.com – Menindak Lanjuti dari pemberitaan pada edisi sebelumnya terkait beberapa kegiatan pada tahun anggaran ini di Bagian Umum & Perlengkapan Setda Muba diduga terindikasi mengalami penyimpangan dan diduga telah terjadi tindak pidana KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) yang berpotensi merugikan keuangan Negara.

Dijelaskan dalam berita tersebut, bahwa pada kegiatan di Tahun Anggaran 2019 meliputi Pengadaan Bahan Pangan dengan nilai Rp.5.908.657.956. Di tahun 2020 meliputi Pengadaan Kendaraan Dinas dengan nilai Rp.1.164.800.000, Pengadaan Peralatan Perlengkapan Rp.1.619.305.000, Pengadaan Meubelair Rp.2.435.874.280. Di tahun 2021 meliputi Pengadaan Kendaraan Dinas Minibus dengan nilai Rp.1.584.500.000, Pengadaan Elektronik/Electrik (Televisi) Rp.275.000.000, serta Pengadaan Peralatan Studio Audio Rp.230.010.000.

Lebih lanjut, adanya dugaan telah terealisasinya pengadaan Kendaraan/Mobil Mewah (Jeep), padahal di Tahun Anggaran 2019, tender Pengadaan Kendaraan Dinas Operasional Tamu Type 1 (Jeep) dengan nilai Rp.6,2 miliar tidak jadi dilaksanakan

Terbit pada Sabtu, 10/11/22 di laman website Lintassektora31.com yang berjudul “Realisasi Mobil Mewah Pemkab Muba dan Proyek Lainnya Dipertanyakan” Tuai respon pedas dari Kabag Umum & Perlengkapan Setda Muba, Diungkapkan Sefrizal melalui telepon perorangan yang di hubungi nya langsung dengan nada kesal.

Diwaktu yang berbeda, pada saat dihubungi Tim media Lintassektora31.com guna konfirmasi, Pria yang keseharian nya akrab disapa Rizal Tersebut langsung memblokir nomer WhatsApp setelah membaca Isi konfirmasi yang di sampaikan melalui Pesan WhatsApp.

Setelah berita terbit, Rizal diduga menghubungi beberapa rekan media yang ia kenal sembari menjelaskan dengan nada kesal dan menggunakan bahasa tidak Formal “Budak itu kurang ajar, kemarin dio ado ndak minta duet ke aku Dak ku agok’i Laju muat berita nganar mak itu”, Dikatakan beliau melalui telepon dengan nada kesal.

Ditempat yang berbeda, Sn di hubungi awak media ini untuk klarifikasi, Sn terlihat jelas merasa kecewa terhadap respon Pejabat publik seperti ini, Seakan bertolak belakang dengan visi misi Pj Bupati Muba yang kerap kali terpampang di Pamflet maupun banner setiap instansi yang menjelaskan tentang pejabat publik yang baik tidak sepatutnya bersikap demikian.

Sn membantah keras terkait statment Rizal yang mengatakan bahwa dirinya Kemarin ada meminta uang. Itu tolong diperjelas dan agar dapat di pertanggungjawabkan Jangan sampai tidak terbukti. Karena statment itu menurut hemat dia Telah melukai marwah profesi.

“Aku dak pernah minta duet ke dio, jangan baseng. Buktike aku ndk nyingok. Aku dapat kontak dio pagi itulah pada saat aku ndak nerbitke berita”. Ketus Sn jurnalis milenial itu dengan emosi.

Berhasil menyita perhatian publik dengan jumlah pembaca hampir seribu (977) viewers membuat sejumlah aktivis sumsel merasa geram atas tindakan arogan yang di lontarkan oleh orang yang memiliki peran pemangku kebijakan di kabupaten musi banyuasin. Ayoo Pj bupati Evaluasi Perangkat daerah mu Jangan Bablas, Cari yang 1 visi. Tidak sepatutnya dirinya memakai bahasa premanisme begitu. Tutup mereka secara bersamaan”.( Rilis )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed