Di Palembang, Harga minyak goreng di pasar tradisional masih mahal, walau sudah diturunkan oleh pemerintah

Palembang307 Dilihat

 

palembang, kabarsumsel.com – walaupun harga minyak di minimarket seperti di Indomart, alfamart dan hypermart sudah turun harga menjadi 14rb 1liternya, Harga minyak di pasar tradisional tetap mahal.

Dari pantauan kabarsumsel.com Pasar tradisional menjadi sepi pembeli karena harga yang di tawarkan masih mahal atau lebih dari 14rb 1liternya.

Alasan minyak di pasaran ini masih menjual harga yang mahal, karena mereka mengaku bahwa pada saat mereka membeli minyak untuk di jual lagi itu di saat harga minyak di pasaran sedang naik.

” kami belinyo dengan hargo yang mahal kemaren maseh modal 17rb, jadi jualnyo maseh cak itu tulah”, ujarnya rina salah satu penjual yang berada di kawadan pasar 45 palembang. kamis, (20/1/2022)

Penurunan minyak yang di berikan pemerintah secara mendadak ini membuat pedagang sangat merasakan pengaruh terhadap barang dagangannya, sehingga mengakibatkan pembeli lebih memilih untuk beli di indomrt atau alfamart karena harganya yang jauh lebih murah.

” sangat bepengaruhlah, soalny pembeli banyak yang lebih memilih beli di indomrt atau alfamart, karno kami disini dak biso jual dengan hargo yang murah”,

Jika harga minyak ini di jual dengan harga murah yang berkelanjutan penjual tradisional terpaksa akan menjual rugi barang dagangan mereka.

” kalo hargo di indomaret atau alfamart tetap murah, terpakso kami jual rugi ontok ngabesi stok-stok yang sudah terlanjur dibeli”, tutupnya

Samahalnya dengan Sarina salah satu pedagang yang berada di kawasan pasar tradisional 45 juga mengatakan bahwa mereka terpaksa akan menjual rugi jiga harga dari pemerintah tetap menjual dengan harga yang murah.

” namonyo jugo jualan dek, kalo kito nyetok pas barang lagi murah hargonyo jual pas hargo lagi naek, kito ontong. Begitupun sebaliknyo, kito beli wargo hargo dang lagi naek, tibo-tibo toron cak ini, yo kito kosenkuennyo jadi rugi”, ujarnya

Sarina juga menjelaskan bahwa sekarang pasar menjadi sepi, karena pembeli banyak membeli di indomaret atau alfamart

” karno pasar sepi cak ini biasonyo buka sampe sore jam 16.00 baru tutup, sekarang jam 12.00 lah sudah totop, karno katek lagi pembeli”, tutupnya.(ettri puspita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *