Ini penjelasan kasat narkoba polres Muba, terkait beredar isu bandar narkoba di duga dianiaya

Musi Banyuasin386 Dilihat

Muba, kabarsumsel.com – Beredar adanya informasi penangkapan salah satu diduga bandar narkotika jenis Sabu yang sudah menjadi target operasi (TO) di desa Lumpatan, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin yang saat dilakukan pemeriksaan pihak satres Narkoba mendadak sakit dan terpaksa harus dilarikan ke Rumah sakit umum daerah (RSUD) Sekayu Dibenarkan Kapolres Musi Banyuasin AKBP Alamsyah Pelupessy S.H, S.I.K,M.Si melalui Kasat Narkoba Polres Muba, AKP Agung Wijaya Kusuma SIK.

Agung menegaskan, adanya isu yang beredar bahwa diduga penangkapan Tersangka berinisial AZ (61) warga desa Lumpatan tersebut dianiaya oleh Anggota Kepolisian pada saat penggerebekan itu tidaklah benar. Penangkapan terhadap pelaku dilakukan dengan Profesional sesuai SOP.

” Pada saat anggota melakukan penangkapan, tersangka AZ (61) sedang berada di dalam rumah, tiba-tiba terkejut sehingga secara Spontan melompat dari atas ketinggian yang diperkirakan 1,5 Meter sampai 2 Meter,” ujar AKP Agung Wijaya Kusuma saat ditemui awak media di ruang kerjanya Jumat (21/1).

Saat penangkapan dilakukan, Agung Menerangkan setelah melompat dari atas rumah, kemudian AZ pun tidak menyerahkan diri, bahkan pelaku justru melanjutkan pelarian dirinya melewati bawah rumah masyarakat sekitar sehingga di dapati lah Luka-luka.

” Kami mendapatkan informasi bahwa Tersangka tersebut memiliki Riwayat Penyakit Asma yang Akut, sehingga pada saat kita ingin mengamankan Penyakit tersebut Kambuh, sehingga kita larikan menuju ke RSUD Sekayu,” jelas Perwira yang pernah menjabat sebagai Kasatres Narkoba Polres OKI ini.

Kemudian, sambung Pria Jebolan Akademi Kepolisian ini, kami luruskan perihal adanya dugaan penganiayaan oleh Anggota kami, itu tidak benar adanya. Karena menurut informasi yang kami dapatkan baik pihak Keluarga maupun Pemerintah setempat mengakui bahwa Tersangka mengidap penyakit Asma yang sudah Akut.

” Beredar adanya informasi terkait penganiayaan itu, kami nyatakan tidak benar karena informasi ini telah kami konfirmasi terlebih dahulu dengan Pihak Pemerintah setempat, maupun pihak keluarga yang bersangkutan. Apalagi pada saat penangkapan Tersangka mengantongi Sajam berupa sebilah Pisau,” terangnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *