oleh

Operasi Pasar Beras Murah di titik ke-13 dalam rangka pengendalian inflasi daerah Kab. Muba

Muba, kabarsumsel.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin kembali melaksanakan kegiatan Operasi Pasar Murah dalam rangka mendukung pengendalian inflasi daerah. Kali ini dilaksanakan di Kecamatan Sekayu tepatnya Desa Sungai Medak dengan jumlah paket yang digelontorkan sebanyak 1.600 paket yang terdiri dari beras 5 kg dan 1 liter minyak fortune.
Paket sembako murah dihargai Rp. 69.000.- sesuai dengan harga yang ditetapkan Pemerintah melalui Perum BULOG Sumatera Selatan.

Dalam sambutannya Pj. Bupati Muba H. Apriyadi mengatakan bahwa Pemkab Muba akan terus secara maraton dan berkelanjutan melaksanakan kegiatan Operasi Pasar Murah mengingat bahwa saat ini harga kebutuhan pokok seperti beras masih cukup tinggi yaitu di kisaran Rp. 15.000 – Rp. 17.000.- dimana harga ini masih di atas harga yang ditetapkan pemerintah.
Selain itu Bupati Muba juga mengatakan bahwa saat ini kegiatan Operasi Pasar Murah sudah 13 titik yang menjadi sasaran dalam wilayah kecamatan di Kab. Muba.
Penentuan titik Operasi Pasar ini didasarkan pada data BPS Muba dimana harga beras yang cukup tinggi maka akan dijadikan sasaran Operasi Pasar. Dengan demikian diharapkan langkah ini dapat membantu menstabilisasikan harga kebutuhan pokok disamping membantu masyarakat agar mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dari harga pasar.

Sementara itu, Kepala Dinas Dagperin Hj. Azizah, S.Sos, MT dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 1.600 paket sembako dijual untuk masyarakat Desa Sungai Medak dan sekitarnya yaitu Rp. 69.000.-
Ke depan Disdagperin telah menjadwalkan kegiatan Operasi Pasar ini sampai akhir tahun 2023 dan akan terus berlanjut hingga tahun 2024.
Hal ini mengingat bahwa diprediksi harga beberapa kebutuhan pokok terutama yang berkontribusi terhadap laju inflasi daerah sampai awal tahun 2024 masih belum cukup stabil.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed